Berita Terkini

511

KPU Berikan Penghargaan, Badan Ad-Hoc Se-Pasbar Berterimakasih

Kab_pasamanbarat.kpu.go.id -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat serahkan 11.083 piagam penghargaan Pemilu 2019 kepada badan Ad-Hoc se-Pasbar. Piagam dari KPU-RI tersebut diserahkan berjenjang kepada penyelenggara Pemilu ditingkat badan Ad-Hoc , PPK dan sekretariat PPK, PPS dan sekretariat PPS, KPPS dan petugas ketertiban di 11 kecamatan yang ada di kabupaten Pasaman Barat. Penyerahan piagam berlangsung dalam acara Rakor pengelolaan SDM dan evaluasi badan Ad-Hoc Pemilu Tahun 2019. Hotel Guci Simpang Empat, (26/11/2019). Anggota KPU Pasaman Barat Misdarliah mengatakan, piagam ini merupakan penghargaan yang secara langsung diberikan KPU RI sebagai ucapan terimakasih kepada penyelenggara Pemilu badan Ad-Hoc . "Kami dari Jajaran KPU Pasaman Barat serta sekretariat juga berterimakasih atas kerja keras rekan badan Ad-Hoc se-Pasaman Barat dalam Pemilu 2019. Ucap Misdarliah "Dengan diserahkannya piagam penghargaan ini, semoga bisa memunculkan semangat baru dalam pengelolaan Pemilu kedepan". Lanjut Misdarliah. Sementara itu ketua KPU Pasaman Barat mengatakan bahwa KPU Pasaman Barat beserta 10 kabupaten, 2 kota serta provinsi Sumbar akan bersiap menyonsong Pemilihan serentak tanggal 23 September 2020. "KPU Pasbar kembali akan merekrut badan Ad-Hoc dalam jangka waktu tidak lama lagi". Ungkap Alharis. Kegiatan evaluasi di hadiri oleh kurang lebih 112 orang perwakilan badan Ad-Hoc di lingkungan Kabupaten Pasaman Barat. Mereka senang telah diberi penghargaan oleh KPU RI. "Kami minta maaf jika ada kekurangan dan kesalahan, juga berterimakasih kepada KPU". Ucap perwakilan PPS dari Aua Kuniang. (TH-PB/zz)


Selengkapnya
429

Peringati Hari KORPRI Ke-48, PNS KPU Pasbar Lebih Profesional

Kab-Pasamanbarat.KPU.go.id -- KPU Pasaman Barat memperingati Hari Ulang Tahun Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dihalaman Kantor KPU Pasaman Barat Jalan M. Natsir Simpang Empat. Jumat (29/11/2019) "Saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar KORPRI yang sudah dan sedang mengemban tugas, mengemban tanggung jawab, serta mengemban pengabdian negara, kepada bangsa, dan kepada rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia". Demikian satu paragraf isi sambutan Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Ketua KPU Pasaman Barat. Upacara yang dihadiri oleh seluruh PNS dilingkungan KPU Pasaman Barat, juga dihadiri oleh Komisioner KPU Pasaman Barat dan Tenaga Pendukung Non PNS. Didalam amanat upacara Alharis juga berharap agar PNS yang tergabung Dalam Korpri agar bisa beerja lebih profesional dan berintegritas. Apalagi KPU Pasaman Barat sedang melaksanakan Tahapan Pemilihan serentak 2019. "KORPRI sebagai satu-satunya wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara". Ujarnya Selanjutnya Alharis juga mengingatkan peserta upacara tentang Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, dimana KORPRI harus siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengemban kesejahteraan anggota. Adapun tema peringatan HUT KORPRI Tahun 2019 ini adalah "KORPRI: Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa". Maka dari itu, Upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan. Tegas Alharis.


Selengkapnya
406

Kotak Suara dan Surat Suara Dimusnahkan

kab-pasamanbarat.kpu.go.id -Proses pembokaran Kotak Suara Pemilu 2019 di gudang logistik KPU Pasaman Barat telah berlangsung dalam tiga minggu terakhir, demikian penjelasan Ade Firmansyah Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Pasaman Barat di Padang Tujuh_Pasbar. Kamis, (19/12/2019) Kegiatan ini dilakukan setelah keluarnya surat edaran KPU RI No. 1616 tanggal 20 Nov 2019 yang menginstruksikan kepada KPU Provinsi dan KPU Kab./kota untuk melakukan pemusnahan Surat Suara. Pembongkaran Kotak suara Pemilihan serentak Tahun 2019 ini sudah mengikuti pasal 66 Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2012, Tentang pelaksanaan UU nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan dan sudah mendapat persetujuan ANRI. Pembukaan Kotak Suara disaksikan oleh Bawaslu Kab. Pasbar, surat suara dimasukkan ke dalam karung berdasarkan Nomor TPS, untuk selanjutnya ditimbang dan dilelang oleh KPKNL. Begitu juga dengan bilik suara dan kotak suara yang terbuat dari karton berbahan duplex. Walau kebanyakan masih dalam keadaan bagus, namun ia sudah dirancang untuk habis sekali pakai. Uang hasil lelangnya langsung disetor ke kas negara. "Dengan proses pemusnahan ini semakin hemat biaya perawatan logistik, tidak perlu perpanjangan sewa gudang, dan ia selalu bisa diperbaharui". Demikian penjelasan Ketua KPU Pasbar Alharis di tempat berbeda. (TH_PB)


Selengkapnya
417

KPU Kab. Pasbar Terima Mandat LO Balon Perseorangan Pemilihan 2020

Kab-Pasamanbarat.kpu.go.id -- KPU Kabupaten Pasaman Barat menerima mandat LO dari Pasangan H. Agus Susanto, SH.MH dan H. Rommy Candra, pasangan ini akan maju sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Pasaman Barat Tahun 2020. Penyerahan Mandat berlangsung di Sekretariat KPU Pasaman Barat. Senin (06/01/2020) Penyerahan mandat LO pencalonan Perseorangan ini diterima oleh Ketua KPU Pasaman Barat Alharis di dampingi oleh Adri dan Wanhar selaku Anggota Divisi Teknis. Kegiatan ini adalah respon dari pengumuman penyerahan syarat dukungan Bakal Calon Perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat Tahun 2020. Pengumuman dimaksud telah disebarluaskan KPU Pasaman Barat sejak tanggal 3 Desember 2020 lalu. Selanjutnya LO ini diberi Username dan Pasword Sistem Informasi Pencalonan (SILON) yang telah disiapkan oleh Tim Help-Desk Pencalonan KPU Pasbar. SILON yang dirancang oleh KPU RI ini diharapkan bisa membantu Bakal Pasangan Calon dalam proses penyerahan dukungan. "Dengan adanya Bimtek bagi Operator Silon ini diharapkan Bakal Calon Perseorangan bisa terbantu dalam proses pengumpulan dan penyerahan dukungan pencalonan perseorangan". Demikian ulas Adri selaku Kordinator Divisi Teknis. "Bimtek ini kami kemas dalam bentuk Simulasi, kami telah ajarkan LO dan 12 (dua belas) Operatornya tentang seluk beluk pengoperasionalan SILON yang terdiri dari SILON Online dan SILON Offline. Demikian ujar Zamzami selaku Koordinator SILON KPU Pasbar. Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan Selasa (07012020) diikuti oleh 12 orang operator yang diutus Bakal Pasangan Calon. "Kami telah mengemas BIMTEK dengan memperkenalkan apa itu SILON, pentingnya SILON dan tata cara penggunaan SILON". Jelas Zamzami. Kegiatan Bimtek telah berakhir dengan kepuasan semua Operator. Mereka Optimis bisa menginput semua data dukungan dalam waktu dua pekan mendatang. "Kami merasa terbantu, karena kami akan langsung mengetahui keberadaan data ganda pada dukungan yang telah kami kumpulkan". Demikian Ujar Ahmad Atopotan selaku LO Bakal Calon. (Hupmas_PB)


Selengkapnya
415

Kepedulian Masyarakat Tingkatkan Kualitas Demokrasi

Jakarta, kpu.go.id -- Pemilu 2019 menyisakan cerita duka bagi para penyelenggara ad hoc. Banyak di antara mereka yang sakit bahkan wafat usai bertugas menyelenggarakan pemilu serentak legislatif dan eksekutif yang baru pertama kali digelar di Tanah Air. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Masyarakat Peduli Penyelenggaraan Pemilu (MPPP) berinisiatif menghimpun dana dari masyarakat yang hasil donasinya kemudian diserahkan kepada perwakilan keluarga penyelenggara ad hoc di Kantor KPU RI, Kamis (16/1/2020). Ketua KPU RI Arief Budiman dalam sambutannya berterima kasih kepada MPPP yang telah menginisiasi penghimpunan donasi bagi penyelenggara ad hoc ini. Bantuan dari masyarakat ini menunjukkan adanya kepedulian yang besar atas musibah yang menimpa penyelenggara pemilu. "Jadi ini bukan sekadar berapa besar materi (yang diberikan) tapi seberapa besar kepedulian masyarakat terhadap pemilu," ujar Arief di Ruang Sidang Lantai II. Menurut dia KPU RI sendiri telah memberikan santunan kepada penyelenggara ad hoc yang sakit dan wafat sesuai dengan besaran yang telah ditentukan oleh peraturan. Meskipun diakuinya ada keterbatasan KPU dalam memberikan santunan dikarenakan aturan yang ketat dan keterpenuhan syarat yang harus dimiliki oleh penyelenggara ad hoc tersebut. "MPPP mengurangi, membantu para ahli waris penyelengggara yang tertimpa musibah. Maka saya tentu apresiasi ide dari tim ini yang bekerja cepat," lanjut Arief. Sementara itu inisiator MPPP Sri Adiningsih menceritakan latar belakang munculnya pengumpulan donasi bagi penyelenggara ad hoc yang wafat ini. Keinginan untuk membantu keluarga penyelenggara ad hoc yang tertimpa musibah menjadi yang pertama. "Kita berpikir tidak bisa lakukan sesuatu, sementara mereka telah bekerja luar," ucap Sri. Ketua MPPP Imam Prasodjo mengatakan santunan yang diberikan kepada keluarga penyelenggara ad hoc disesuaikan dengan dana yang terhimpun. Dana yang ada kemudian disesuaikan dengan pertimbangan terkait siapa yang lebih berhak dan berapa jumlah yang diserahkan. "Akhirnya kami memutuskan mereka yang meninggalkan anak dibawah 12 tahun atau masih SD yang menerima santunan," kata Imam. Dari pertimbangan itu total ada 250 keluarga badan ad hoc KPU, 30 Bawaslu dan 19 Kepolisian yang menerima santunan. "Uangnya tidak seberapa jumlahnya, setelah dibagi Rp4.830.000 perorang. Jangan dilihat dari jumlahnya tapi ini kekuatan yang bisa kami ukur," pungkas Imam. Diakhir kegiatan diserahkan secara simbolis santunan kepada sejumlah ahli waris penyelenggara pemilu baik petugas dibawah KPU, Bawaslu maupun Kepolisian. (hupmas kpu ri dianR/foto: dosen/ed diR)


Selengkapnya